
Temperature Transmitter
Temperature Transmitter adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur suhu dan mengubah nilainya menjadi sinyal output yang dapat dikirimkan ke sistem pengendalian atau pemantauan. Alat ini mengkonversi suhu dari sensor termokopel atau resistor termal menjadi sinyal analog (seperti 4-20mA) atau digital (seperti HART atau MODBUS) yang dapat diolah dan ditampilkan oleh sistem kontrol atau perangkat lainnya.
Temperature Transmitter banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri, seperti dalam sistem pengendalian proses, peralatan mesin, peralatan HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), dan sistem pemantauan suhu di fasilitas produksi atau laboratorium.
Keuntungan utama dari Temperature Transmitter adalah akurasi tinggi dan kemampuan untuk mengukur suhu dalam berbagai kondisi lingkungan. Alat ini memungkinkan pengukuran suhu secara real-time dan dapat diintegrasikan dengan sistem otomatisasi industri, sehingga memudahkan pengawasan dan pengendalian suhu untuk mengoptimalkan kinerja dan efisiensi sistem.
Specification
Output
- 4-20 mA with digital signal based on HART Protocol
- Low Power, 1-5 V dc with digital signal based on HART Protocol
- Low power, 0.8-3.2 V dc with digital signal based on HART Protocol, optional
Range
- 0-0.3 to 0-10,000 psig
Accuracy
- 1-4: +/-0.04% of span
- 5: +/-0.075% of span
Power
- 4-20 mA: 10.5-42.4 V dc with no load
- Low Power: 6-12 V dc with no load
Materials
- Sensor Wetted Parts: SST, Hastelloy, Monel, Tantalum
Fluid
- Sensor fill fluid: Silicone, Inert (Halocarbon)
Mounting
- Coplanar and Traditional flanges
- Adapters: Cadmium and Nickel-plated CS, 316 SST
Features
- Calibrated spans from 0.3 to 10000 psi
- Total performance of ±0.15%
- Unmatched Dynamic Performance
- Optional PlantWeb Functionality to increase plant productivity
- Responds up to eight times faster than the typical pressure transmitter
